Dinsos Evaluasi Anak Terlantar
Dinas Sosial Kota Makassar lakukan evaluasi kepada Anak Terlantar putus sekolah yang membutuhkan keterampilan, Sabtu (6/6/2015), di Pusat Pelayanan Sosial Bina Remaja "Makkareso" Kabupaten Maros.
Pusat Pelayanan Bina Remaja (PPSBR) Makkareso adalah UPTD Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan yang menangani permasalahan anak khususnya anak remaja terlantar, anak jalanan dan anak yang berhadapan dengan hukum. tujuannya yaitu untuk menggali, membina, dan meningkatkan potensi anak dengan memberikan pelayanan kesejahteraan sosial.
Perlu di ketahui, Dinas Sosial Kota Makassar mengirim Anak Terlantar
putus sekolah yang termasuk dalam penyandang masalah kesejahteraan
sosial ke PPSBR Makkareso untuk di berikan pelatihan dan keterampilan
berupa keterampilan otomotif, las, elektronika,sablon, tata rias, dan
komputer, kepada 20 Anak terlantar yang putus sekolah pada angkatan
pertama di tahun 2015. rencananya Dinas Sosial Kota Makassar akan
memberangkatkan angkatan ke dua pertengahan bulan juni mendatang setelah
angkatan pertama sudah selesai pelatihannya.
Evaluasi ini dilaksanakan Dinas Sosial Kota Makassar secara bertahap guna memantau perkembangan Anak Terlantar Kota Makassar dan memantau kebutuhan anak yang menempuh pelatihan dan keterampilan . setelah mendapatkan pembinaan dan keterampilan selama 5 bulan di PPSBR Makkareso Maros, Dinas Sosial Kota Makassar akan memberikan bantuan berupa peralatan dan perlengkapan sesuai dengan keterampilan Anak.
Pemberian bantuan dimaksudkan agar Anak Terlantar yang putus sekolah yang telah di beri pelatihan dan keterampilan dapat menggunakan bantuan peralatan untuk membuka suatu usaha / peluang kerja serta memanfaatkan keterampilan yang mereka dapat.
Selain diberikan bantuan dan peralatan, Dinas Sosial Kota Makassar juga memberikan Sertifikat kepada Anak yang telah menempuh pelatihan, pemberian Serifikat ini berguna untuk apabila suatu hari nanti Anak ingin mendaftar kerja, sebagai bukti adanya keterampilan yang dimiliki oleh sang Anak. sehingga kecil kemungkinan peluang anak untuk menganggur. ujar Kepala Seksi Dinsos Makassar yang akrab disapa Hartati.
Anak Terlantar yang putus sekolah juga mengaku selama di asramakan tidak menemui kendala yang berat, dan berterima kasih kepada dinas sosial kota makassar karena dikirim ke PPSBR Makkareso untuk diberikan keterampilan, dan bantuan oleh Dinas Sosial Kota Makassar nantinya. ujar salah seorang peserta.
akhir dari pelatihan yang dilaksanakan selama 5 bulan lamanya yaitu agar tercipta dan terbinanya anak remaja yang memiliki keterampilan kerja sebagai kader bangsa yang tangguh, dan mengurangi tingkat penganguran yang ada di Kota Makassar.
Penulis dan Editor Berita : Achmad Rizali
Evaluasi ini dilaksanakan Dinas Sosial Kota Makassar secara bertahap guna memantau perkembangan Anak Terlantar Kota Makassar dan memantau kebutuhan anak yang menempuh pelatihan dan keterampilan . setelah mendapatkan pembinaan dan keterampilan selama 5 bulan di PPSBR Makkareso Maros, Dinas Sosial Kota Makassar akan memberikan bantuan berupa peralatan dan perlengkapan sesuai dengan keterampilan Anak.
Pemberian bantuan dimaksudkan agar Anak Terlantar yang putus sekolah yang telah di beri pelatihan dan keterampilan dapat menggunakan bantuan peralatan untuk membuka suatu usaha / peluang kerja serta memanfaatkan keterampilan yang mereka dapat.
Selain diberikan bantuan dan peralatan, Dinas Sosial Kota Makassar juga memberikan Sertifikat kepada Anak yang telah menempuh pelatihan, pemberian Serifikat ini berguna untuk apabila suatu hari nanti Anak ingin mendaftar kerja, sebagai bukti adanya keterampilan yang dimiliki oleh sang Anak. sehingga kecil kemungkinan peluang anak untuk menganggur. ujar Kepala Seksi Dinsos Makassar yang akrab disapa Hartati.
Anak Terlantar yang putus sekolah juga mengaku selama di asramakan tidak menemui kendala yang berat, dan berterima kasih kepada dinas sosial kota makassar karena dikirim ke PPSBR Makkareso untuk diberikan keterampilan, dan bantuan oleh Dinas Sosial Kota Makassar nantinya. ujar salah seorang peserta.
akhir dari pelatihan yang dilaksanakan selama 5 bulan lamanya yaitu agar tercipta dan terbinanya anak remaja yang memiliki keterampilan kerja sebagai kader bangsa yang tangguh, dan mengurangi tingkat penganguran yang ada di Kota Makassar.
Penulis dan Editor Berita : Achmad Rizali

0 comments